Tampilkan postingan dengan label Linux. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Linux. Tampilkan semua postingan

Minggu, 17 Februari 2008

Internet Sharing

Singkat saja ya, pasang Linux anda jadi gateway

{INTERNET}-----------[LINUX]----------------{LAN}

Lalu di Linux itu, cari file namanya rc.local (biasanya di /etc/rc.d/rc.local atau /etc/init.d/rc.local) lalu tambahkan 6 baris berikut (tidak termasuk comment)

# Ganti device pakai sambungan Internet: ppp0, eth0 atau eth1
DEVICE=ppp0


# Ini jalur INTERNAL ke INTERNET
iptables -A FORWARD -o $DEVICE -i ! $DEVICE -j ACCEPT

# In jalur balik dari INTERNET
iptables -A FORWARD -m state --state ESTABLISHED,RELATED -j ACCEPT

iptables -A FORWARD -f -j ACCEPT

# Ini rahasianya internet sharing
iptables -t nat -A POSTROUTING -o $DEVICE -j MASQUERADE

# dan ini pembuka gateway-nya.
echo "1" > /proc/sys/net/ipv4/ip_forward


Kalau sudah, reboot si Linux, hidupkan modemnya (kalau pakai). Terus semua komputer di LAN, diset supaya GETEWAY=IP-DALAM nya si Linux. Sementara itu DNS masih tetap DNS dari ISP. Met nyoba.

Selengkapnya..

Senin, 31 Desember 2007

"No buffer space available" errors

Sebelumnya mungkin Anda pernah mengalami hal yang seperti ini, mendapat pesan no "buffer space available"
Salah satu penyebab munculnya error tersebut adalah permintaan kebutuhan socket buffer (send/recv) lebih besar daripada max. sock buffer yang diset.

Standar:
kern.ipc.maxsockbuf: 262144
net.inet.tcp.recvspace=65536
net.inet.tcp.sendspace: 32768

seandainya:
net.inet.tcp.recvspace=512000

maka bisa menyebabkan error tsb. Test dengan
nc -l 1234 > /dev/null

seharusnya
net.inet.tcp.recvspace < kern.ipc.maxsockbuf

atau [ contoh ]:
sysctl -w kern.ipc.maxsockbuf=1024000

Selengkapnya..

Instalasi Squid Proxy Server High Anonymous (FreeBSD)

Ringkasan ini tidak tersedia. Harap klik di sini untuk melihat postingan.

Selengkapnya..

Sabtu, 22 Desember 2007

DUP !

Jika sebuah sistem memiliki banyak komputer (device) dan ping broadcast
ini dilakukan terus menerus, jaringan dapat dipenuhi oleh respon-respon
dari device-device tersebut. Akibatnya jaringan menjadi lambat.

$ ping 192.168.1.255 PING 192.168.1.255 (192.168.1.255): 56 data bytes 64 bytes from 192.168.1.4: icmp_seq=0 ttl=64 time=2.6 ms 64 bytes from 192.168.1.2: icmp_seq=0 ttl=255 time=24.0 ms (DUP!) 64 bytes from 192.168.1.4: icmp_seq=1 ttl=64 time=2.5 ms 64 bytes from 192.168.1.2: icmp_seq=1 ttl=255 time=4.7 ms (DUP!) 64 bytes from 192.168.1.4: icmp_seq=2 ttl=64 time=2.5 ms 64 bytes from 192.168.1.2: icmp_seq=2 ttl=255 time=4.7 ms (DUP!) 64 bytes from 192.168.1.4: icmp_seq=3 ttl=64 time=2.5 ms 64 bytes from 192.168.1.2: icmp_seq=3 ttl=255 time=4.7 ms (DUP!) --- 192.168.1.255 ping statistics --- 4 packets transmitted, 4 packets received, +4 duplicates, 0% packet loss round-trip min/avg/max = 2.5/6.0/24.0 ms

Smurf attack biasanya dilakukan dengan menggunakan IP spoofing, yaitu
mengubah nomor IP dari datangnya request, tidak seperti contoh di atas.
Dengan menggunakan IP spoofing, respon dari ping tadi dialamatkan ke
komputer yang IPnya dispoof. Akibatnya komputer tersebut akan menerima
banyak paket. Hal ini dapat mengakibatkan pemborosan penggunaan
(bandwidth) jaringan yang menghubungkan komputer tersebut. Dapat
dibayangkan apabila komputer yang dispoof tersebut memiliki hubungan
yang berkecepatan rendah dan ping diarahkan ke sistem yang memiliki
banyak host. Hal ini dapat mengakibatkan DoS attack.
Contoh-contoh DoS attack lainnya
• Program “ping.exe” di sistem Windows (dicobakan pada Windows NT 4
Service Pack 4) dapat digunakan untuk menghentikan beberapa aplikasi
sistem Windows jika diberikan nama host yang panjangnya lebih dari
112 karakter. Aplikasi dialup akan mati. Eksploitasi ini membutuhkan
user di local server.

Selengkapnya..

Selasa, 11 Desember 2007

Menginstal dan Mengoptimasi Proxy dengan Squid

Artikel ini akan membahas bagaimana menginstal proxy web cache dengan squid yang akan sangat dibutuhkan oleh suatu lembaga yang sangat berhubungan dengan internet (misal warnet).
Penulis sangat berterima kasih kepada mas Gerhard yang telah membuat bukunya diletakkan secara online di internet, dan tentunya kepada tim squid yang telah membuat suatu software yg remarkable.

Catatan:
- Penginstalan dengan metode ini telah berhasil dilakukan pada sistem RH6.2, RH7.0, RH7.1, dan RH7.2
- Squid yang telah digunakan adalah squid-2.4.STABLE1-src.tar.gz dan squid-2.4.STABLE4-src.tar.gz, squid-2.4.STABLE6-src.tar.gz


o>Persiapan:
Downloadlah file-file yang dibutuhkan untuk instalasi dan optimasi squid pada direktori yg anda suka (misal /var/tmp):
- squid-2.4.STABLE6-src.tar.gz (bisa didapat di www.squid-cache.org)
- malloc.tar.gz (bisa didapat di http://debian.web.id/download/lib/malloc.tar.gz)
- floppy.tgz (bisa didapat di http://debian.web.id/download/systool/floppy.tgz)

o> Langkah-langkah instalasi:
Konfigurasi dan Optimasi Squid
-------------------------------
- ekstraklah file squid hasil d/l an
# tar zxvf squid-2.4.STABLE6-src.tar.gz

- squid proxy server tidak dapat berjalan sebagai super user root, oleh karena itu, buatlah user yang akan menjalankan squid:
# useradd -d /cache/ -r -s /dev/null squid >/dev/null 2>&1
# mkdir /cache/ ---- anda tidak perlu mengetikkan perintah ini jika anda telah membuat partisi /cache pada saat penginstalan linux pertama kali.
# chown -R squid.squid /cache/

- editlah file icons/Makefile.in dengan text editor yang anda suka dan gantilah baris:
DEFAULT_ICON_DIR = $(sysconfdir)/icons
menjadi:
DEFAULT_ICON_DIR= $(libexecdir)/icons

- editlah file src/Makefile.in dengan text editor yang anda suka dan gantilah baris:
DEFAULT_CACHE_LOG = $(localstatedir)/logs/cache.log
menjadi:
DEFAULT_CACHE_LOG = $(localstatedir)/log/squid/cache.log
DEFAULT_ACCESS_LOG = $(localstatedir)/logs/access.log
menjadi:
DEFAULT_ACCESS_LOG = $(localstatedir)/log/squid/access.log
DEFAULT_STORE_LOG = $(localstatedir)/logs/store.log
menjadi:
DEFAULT_STORE_LOG = $(localstatedir)/log/squid/store.log
DEFAULT_PID_FILE = $(localstatedir)/logs/squid.pid
menjadi:
DEFAULT_PID_FILE = $(localstatedir)/run/squid.pid
DEFAULT_SWAP_DIR = $(localstatedir)/cache
menjadi:
DEFAULT_SWAP_DIR = /cache
DEFAULT_ICON_DIR = $(sysconfdir)/icons
menjadi:
DEFAULT_ICON_DIR = $(libexecdir)/icons

Maksud dari pengeditan file di atas adalah untk mengubah lokasi default dari file cache.log, access.log, dan store.log agar ditempatkan di dalam direktori
/var/log/squid, dan meletakkan pid (process identification) squid di direktori /var/run, serta menyimpan direktori icons di /usr/lib/squid/icons.


Menggunakan GNU malloc library untuk meningkatkan cache performance squid
-------------------------------------------------------------------------
- kopikan malloc.tar.gz ke direktori /var/tmp
# cp malloc.tar.gz /var/tmp
- ekstrak dan compile malloc
# cd /var/tmp
# tar zxvf malloc.tar.gz
# cd malloc
# export CC=egcs
# make
- kopikan library hasil kompilasi malloc (libmalloc.a) ke lib direktori linux anda
# cp libmalloc.a /usr/lib/libgnumalloc.a
- kopikan file malloc.h hasil kompilasi malloc ke direktori system include linux anda
# cp malloc.h /usr/include/gnumalloc.h

Kompilasi dan Optimasi Squid
----------------------------
- Masuklah kembali ke direktori di mana terdapat source squid
# cd /var/tmp/squid-2.4.STABLE6

- Ketikkan command berikut di komputer anda:

CC="egcs"
./configure
--prefix=/usr
--exec-prefix=/usr
--bindir=/usr/sbin
--libexecdir=/usr/lib/squid
--localstatedir=/var
--sysconfdir=/etc/squid
--enable-delay-pools
--enable-cache-digests
--enable-poll
--disable-ident-lookups
--enable-truncate
Command-command tersebut di atas akan sangat berarti sekali jika anda membaca help file yang disediakan :) (just type ./configure --help)

- Sekarang kita lakukan kompilasi dan instalasi squid, cukup ketikkan command-command berikut pada linux anda:

# make -f makefile
# make install
# mkdir -p /var/log/squid
# rm -rf /var/logs/
# chown squid.squid /var/log/squid/
# chmod 750 /var/log/squid/
# chmod 750 /cache/
# rm -f /usr/sbin/RunCache
# rm -f /usr/sbin/RunAccel
# strip /usr/sbin/squid
# strip /usr/sbin/client
# strip /usr/lib/squid/unlinkd
# strip /usr/lib/squid/cachemgr.cgi

Menggunakan script-script yang ada pada file floppy.tgz
-------------------------------------------------------
- ekstrak file floppy.tgz (misal ke /var/tmp)
# tar zxvf floppy.tgz

- kopikan script2 yg dibutuhkan oleh squid ke direktori yang sesuai
# cd /var/tmp/floppy
# cp /var/tmp/floppy/Squid/init.d/squid /etc/rc.d/init.d/
# cp /var/tmp/floppy/Squid/logrotate.d/squid /etc/logrotate.d/

Mengedit file konfigurasi squid
-------------------------------
- editlah file squid.conf yg terletak pada direktori /etc/squid/ dengan text editor yg anda suka (misal vi, pico, joe, atau mcedit)
# vi /etc/squid/squid.conf

Pada artikel ini saya tidak akan membahas semua option yang ada pada squid.conf, saya hanya akan membahas option-option yang dirasa penting untuk menjalankan squid dan berpengaruh besar dalam optimasi squid.

http_port 3128
Option ini akan menentukan di port berapa squid akan berjalan (biasanya di port 3128 dan 8080)

icp_port 0
Option ini akan menentukan melalui port berapa squid akan mengirimkan dan menerima request ICP dari proxy cache tetangga.

cache_mem 32 MB
Option ini menentukan berapa besar memory yang akan digunakan oleh squid, defaultnya adalah 8 MB yaitu default yang cocok untuk digunakan pada
banyak sistem. Namun jika anda memiliki memory yang berlebih, maka disarankan untuk menaikkannya. Ada yang berpendapat bahwa nilai ini
didapat dari sepertiga memory bebas bagi squid.

cache_dir ufs /cache 1600 4 256
Option pada cache_dir menentukan sistem penyimpanan seperti apa yang akan digunakan (ufs), nama direktori tempat penyimpanan cache (/cache), ukuran
disk dalam megabytes yang digunakan oleh direktori tempat penyimpanan cache (1600 Mbytes), jumlah subdirektori pertama yang akan dibuat di bawah /cache (4),
dan jumlah subdirektori kedua yang akan diciptakan di bawah subdirektori pertama tadi (256).
Nilai2 pada option cache_dir tadi harus disesuaikan dengan sistem yang anda miliki, biasanya yang harus disesuaikan hanyalah tempat penyimpanan cache, ukuran disk,
dan jumlah subdirektori yang akan dibuat. Mengenai angka2 tersebut, dapat kita peroleh dari rumus yang telah disediakan oleh Mas Devshed untuk optimasi sbb:
1. Gunakan 80% atau kurang dari setiap kapasitas cache direktori yang telah kita siapkan. Jika kita mengeset ukuran cache_dir kita melebihi nilai ini,
maka kita akan dapat melihat penurunan performansi squid.
2. Untuk menentukan jumlah subdirektori pertama yang akan dibuat, dapat menggunakan rumus ini:
x=Ukuran cache dir dalam KB (misal 6GB=~6,000,000KB) y=Average object size (gunakan saja 13KB)
z= Jumlah subdirektori pertama = (((x / y) / 256) / 256) * 2 = # direktori
Sebagai contoh, misal saya menggunakan 6 GB dari untuk /cache (setelah disisihkan 80% nya), maka:
6,000,000 / 13 = 461538.5 / 256 = 1802.9 / 256 = 7 * 2 = 14
maka baris cache_dir akan menjadi seperti ini: cache_dir ufs 6000 14 256

cache_store_log none
Option ini akan melog setiap aktivitas dari storage manager. Log ini akan memperlihatkan objek-objek mana saja yang dikeluarkan dari cache, dan objek-objek mana saja yang disimpan dan untuk brp lama objek tersebut disimpan. Karena biasanya tidak ada gunanya untuk menganalisis data ini, maka disarankan untuk didisable.

negative_ttl 2 minutes
Default dari option ini adalah 5 menit, tetapi Mas Moh. J. Kabir menyarankan agar direndahkan menjadi 2 dan jika mungkin menjadi 1 menit. Kenapa settingannya seperti itu? Mas Moh. J. Kabir menjelaskan bahwa kita menginginkan proxy yang kita miliki setransparan mungkin. Jika seorang user mencari halaman web yang dia yakin itu ada, maka kita pasti tidak ingin adanya waktu lag antara URL menuju dunia dan kemampuan user untuk mengaksesnya.

cache_effective_user squid
cache_effective_group squid
Jika squid cache dijalankan oleh root, maka user yang akan menjalankannya akan diubah sesuai UID/GID user yang disebutkan pada option di atas. Pada contoh option di atas jika squid dijalankan oleh root, maka squid cache akan dijalankan dengan UID/GID squid.

maximum_object_size 1024 KB
Dengan option ini, ukuran file maksimum yang disimpan oleh squid cache bisa dibatasi. Dengan kata lain objek yang lebih besar dari bilangan ini tidak akan disaved ke dalam disk yang sudah disisihkan buat cache (misal /cache).

minimum_object_size 4 KB
Dengan option ini maka objek yang lebih kecil dari bilangan yang disebutkan tidak akan disaved ke dalam disk yang sudah disisihkan buat cache. Ada tambahan dari artikel yang ditulis Mas Jay bahwa ukuran file minimum yang dicache bertujuan mengefektifkan filesystem di mana biasanya ext2 diformat dengan 4 KB inode.

ftp_user hari@huhui.comThis email address is being protected from spam bots, you need Javascript enabled to view it
Dengan option ini, maka ketika klien mengakses situs ftp anonymous, email address di atas akan dikirim sebagai password bagi ftp server anonymous.

reference_age 1 month
Dengan option ini, maka file cache yang tidak pernah diakses lagi selama nilai parameter di atas, akan dihapus secara otomatis oleh squid.

acl PazzNET src 192.168.1.0/255.255.255.0
http_access allow PazzNET
http_access deny all
Option-option tersebut menentukan subnet mana yang boleh mengakses proxy squid. Jika ada beberapa subnet, kita bisa menambahkan definisi acl nya.

cache_mgr hari@huhui.comThis email address is being protected from spam bots, you need Javascript enabled to view it
Email-address dari local cache manager yang akan menerima email jika cache mati.Email ini pulalah yang akan muncul pada browser klien jika terjadi suatu kesalahan ketika mengakses suatu web via proxy squid.

visible_hostname hari.huhui.com
Informasi ini dikirim sebagai footer pada saat pesan error tampil di layar browser klien.

half_closed_clients off
Beberapa klien dapat membatalkan koneksi TCP nya, dengan membiarkan bagian penerimaaannya terbuka. Kadang-kadang squid tidak dapat membedakan antara koneksi TCP yang half-closed dan full-closed. Defaultnya, koneksi half-closed tetap terbuka sampai pembacaan dan penulisan pada soket memunculkan pesan error. Ubahlah nilai ini ke off, maka squid dengan serta merta akan menutup koneksi client jika tidak ada data yang dibaca lagi.

Saran Mas Devshed yang lain untuk meningkatkan performance:
cache_swap_high 100%
cache_swap_low 80%

Setelah semua selesai dilakukan, cobalah start squid anda dan rasakanlah perbedaannya :)
# /etc/rc.d/init.d/squid start

Jika ada error, jangan panik, carilah letak kesalahan dengan selalu memonitor log
# tail -f /var/log/messages

Jika masih ada error, berdo'alah, dan tanyakan pada forum2 linux di kota2 anda atau di #indolinux tentunya :)~

Pengembangan lebih lanjut untuk optimasi squid :
- Gunakan filesystem ReiserFS pada partisi cache direktori
- Gunakan 7200 RPM UDMA 66 drives atau fast (7200 atau 10k RPM) SCSI drives.Tweak dengan patch Andre Hedrick's Unified IDE patch.
- Besarkan RAM


Reference:
----------
1. Mourani, Gerhard, Securing and Optimizing Redhat Linux
2. Devshed, www.devshed.com
3. Squid.conf
4. FAQ
5. Kabir, MJ. Redhat Linux 6 Server

Selengkapnya..

Setting Domain Server & DHCP Server di Windows 2003

Install DNS lewat add remove program, setelah diinstall setting ip misal:

ip address : 192.168.1.1
subnet : 255.255.255.224
dns server : 192.168.1.1



dibagian advance masukkan dns suffix for this connection, misal test.domain

lalu setting computer name

mycomputer>property>change> ganti computer name, misal server
lalu klik> more, masukkan primary dns suffic, test.domain



lalu restart komputer.

masuk ke DNS, administrative tool>DNS

klik kanan forward zone >new zone:
pilih primary, masukkan domain (test.domain), finish
klik kanan reverse zone > new zone:
pilih primary, masukkan ip ntwork(192.168.1), finish


setting DNS selesai.

setting domain:

start >run, ketik dcpromo
next(sampai ketemu domain name),masukkan domain test.domain, next, jika ada kegagalan cek lagi setting sebelumnya, finish.



domain server beres.
untuk membuat user klien:
cocokan dulu policy domain security policy dengan domain controller security policy:
start>administrative>domain security policy/controller security policy>account policy>password policy:

`enforce pasword : 5
`max password age :7
`minimun pass age :1
`minimum pass lenght : 6
`pass mus meet complex:disabled
`store password :not defined


samakan settingan pasword policy antara domain security policy dengan domain controller security policy. setting bebas yg penting keduanya disamakan.
restart komputer.

add user:
start>administrative>active directory user & computer

new user>next>finish

setting join domain di klien:
klik kanan my computer>computer name>change>masukan domain (test.domain)>restart komputer

jika gagal, set manual:

`di ip setting :
dns suffix : test.domain
dns server : 192.168.1.1
`propety my computer>change>more>masukan test.domain



lalu masukan lagi di propety my computer> masukkan domain (test.domain), restart komputer
Setting DHCP Server

instal dhcp melalui add remove program.

klik kanan server>new scope>masukan nama scope (misal test)>
start ip addres: 192.168.1.2
end ip addres : 192.168.1.30
lenght : 27
subnet mask : 255.255.255.224



next>
lease duration : 8

next>
router = 192.168.1.1 (sesuaikan dengan server gateway)

next>
parent domain : test.domain
ip address: 192.168.1.1

next>
wins : 192.168.1.1

finish

klik kanan server>authorize

agar klien dengan ip dynamic gampang mencari domain server, maka tambah kan scope option:
dobel klik server>scope option>configure option>centang netbios over tcp>ok

Selengkapnya..

Blok Banner Dengan Adzapper + Squid

Menghilangkan banner cukup efektip untuk menghemat bandwidth. langkah awal pastikan dulu squid berjalan dengan sempurna, pastikan juga apache sebagai web service dan perl telah berjalan dengan mulus.

konfigurasi bannerfilter cukup mudah.

download addzapper lalu extract http://superb-east.dl.sourceforge.net/sourceforge/adzapper/adzap-20030726.tar.gz
#tar -xzvf adzap-20030726.tar.gz
#cd adzap-20030726

buat folder adzap di directory web anda, misal /var/www/html
#mkdir /var/www/html/adzap

copy file berikut ke /var/www/html/adzap
# cp /usr/local/adzap/zaps/*.gif /var/www/html/adzap/
# cp /usr/local/adzap/zaps/*.html /var/www/html/adzap/
# cp /usr/local/adzap/zaps/*.js /var/www/html/adzap/

edit file wrapzap
#cd /usr/local/adzap/scripts
#vi wrapzap

lalu edit bagian ini:
zapper=/usr/local/adzap/scripts/squid_redirect
ZAP_BASE=http://192.168.1.30/adzap #ganti dengan IP anda

lalu save denga cara : tekan esc lalu ketik :wq

sekarang kita masuk ke squid.conf. sesuaikan dengan letak squid.conf anda
#vi /etc/squid/squid.conf
edit bagian ini :
redirect_program /usr/local/adzap/scripts/wrapzap
redirect_children 5

lalu save : esc lalu ketik wq


setting adzapper dan squid beres. pastikan service httpd running.
#service httpd start
jika sebelumnya squid sudah running, maka :
#squid -k reconfigure

jika tak ada pesan eror, coba testing dari klien, Blocking banner berhasil jika banner situs yg diakses user berubah jadi file .gif yg ada di /var/www/htm/adzap



sumber :
www.google.com

Selengkapnya..

Senin, 10 Desember 2007

Tuning Squid

Berikut adalah squid.conf nya
###—–start of squid.conf——####
http_port 8080
# jika squid nya 2.6 keatas, untuk transparent proxy gunakan :
# http_port 192.168.2.1:8080 transparent
hierarchy_stoplist cgi-bin ?
#We recommend you to use the following two lines.
acl QUERY urlpath_regex cgi-bin \?
no_cache deny QUERY

cache_mem 8 MB
cache_swap_low 90
cache_swap_high 95
maximum_object_size 128 MB
minimum_object_size 0 KB

maximum_object_size_in_memory 16 KB
ipcache_size 1024
ipcache_low 90
ipcache_high 95
cache_dir ufs /usr/local/squid/cache 4000 16 256
access_log /usr/local/squid/logs/access.log squid
cache_log /usr/local/squid/logs/cache.log
hosts_file /etc/hosts
# cache_store_log none
auth_param basic children 5
auth_param basic realm Squid proxy-caching web server
auth_param basic credentialsttl 2 hours
auth_param basic casesensitive off

refresh_pattern /.gif 4320 50% 43200
refresh_pattern /.jpg 4320 50% 43200
refresh_pattern /.jpeg 4320 50% 43200
refresh_pattern /.png 4320 50% 43200
refresh_pattern ^http://www.friendster.com/.* 720 100% 10080
refresh_pattern ^http://mail.yahoo.com/.* 720 100% 10080
refresh_pattern ^http://*.yahoo.*/.* 720 100% 7200
refresh_pattern ^http://*.google.com/.* 720 100% 10080
refresh_pattern ^http://www.telkomspeedy.com/.* 720 100% 28800
refresh_pattern ^http://*.blogsome.com/.* 720 80% 10080
refresh_pattern ^http://*.wordpress.com/.* 720 80% 10080
refresh_pattern ^http://detik.com/.* 720 90% 2880

refresh_pattern ^ftp: 1440 20% 10080
refresh_pattern ^gopher: 1440 0% 1440
refresh_pattern . 0 20% 4320

negative_ttl 2 minutes
#Recommended minimum configuration:
acl all src 0.0.0.0/0.0.0.0
acl manager proto cache_object
acl localhost src 127.0.0.1/255.255.255.255
acl to_localhost dst 127.0.0.0/8
acl SSL_ports port 443 563
acl Safe_ports port 80 # http
acl Safe_ports port 21 # ftp
acl Safe_ports port 443 563 # https, snews
acl Safe_ports port 70 # gopher
acl Safe_ports port 210 # wais
acl Safe_ports port 1025-65535 # unregistered ports
acl Safe_ports port 280 # http-mgmt
acl Safe_ports port 488 # gss-http
acl Safe_ports port 591 # filemaker
acl Safe_ports port 777 # multiling http
acl CONNECT method CONNECT

http_access allow manager localhost
http_access deny manager
# Deny requests to unknown ports
http_access deny !Safe_ports
# Deny CONNECT to other than SSL ports
http_access deny CONNECT !SSL_ports

acl sex url_regex -i “/usr/local/squid/sex”
acl notsex url_regex -i “/usr/local/squid/notsex”
acl smansa src 192.168.2.0/24
acl tdkbebasdonlot time 08:00-12:00
acl magic_word url_regex -i ftp .exe .mp3 .vqf .tar.gz .gz .tar.bz2 .bz2 .rp
#http_access allow smansa
http_access allow notsex all
http_access deny sex all
http_access allow smansa
http_access deny all

http_reply_access allow all
icp_access allow all

reply_body_max_size 4048000 allow magic_word tdkbebasdonlot

cache_mgr mas@bimo.web.id
visible_hostname security-network-admin-smansa
offline_mode on
# jika squid nya 2.6 keatas, untuk transparent proxy 4 baris di bawah ini tidak di
# pakai ( lihat baris #2 paling atas ):
httpd_accel_host virtual
httpd_accel_port 80
httpd_accel_with_proxy on
httpd_accel_uses_host_header on


coredump_dir /usr/local/squid/cache
###—–End of squid.conf——–####

Selengkapnya..

Cara Install cacti di CentOS 4.4

Dalam meng-install cacti ada beberapa requirement yang harus dipenuhi :

httpd
#yum install httpd

php
# yum install php

php-mysql
# yum install php-mysql

php-snmp
# yum install php-snmp

mysql
# yum install mysql

mysql-server
# yum install mysql-server

net-snmp
# yum install net-snmp net-snmp-utils

Untuk menginstall rrdtool lewat “YUM” maka kita perlu menambahkan repository dari dag.wieers.com

# wget http://dag.wieers.com/packages/rpmforge-release/ rpmforge-release-0.3.4-1.el4.rf.i386.rpm
# rpm -Uvh rpmforge-release-0.3.4-1.el4.rf.i386.rpm

# yum install rrdtool

Sekarang masuk ke tahap install cacti

Extract cacti tar.gz

# tar xzvf cacti-version.tar.gz

Rename folder cacti-version menjadi cacti dan pindahkan ke directory webserver Anda (misalkan /var/www/html)

# mv cacti-version/ /var/www/html/cacti

Buatlah database MYSQL:

# mysqladmin –user=root create cacti

Import default cacti database:

# mysql cacti < cacti.sql

Buatlah username MySQL dan password untuk Cacti.

# mysql –user=root mysql

mysql> GRANT ALL ON cacti.* TO cactiuser@localhost IDENTIFIED BY ‘isikan_password’;
mysql> flush privileges;

Edit include/config.php, sesuaikan dengan settingan database MYSQL Anda.

# vi include/config.php

$database_default = “cacti”;
$database_hostname = “localhost”;
$database_username = “cactiuser”;
$database_password = “cacti”;

Setting permissions log di cdirektori cacti

# chown -R cactiuser rra/ log/

Setting crontab untuk menggenerate tampilan graph cacti

# vi /etc/crontab

tambahkan baris dibawah ini :

*/5 * * * * cactiuser php /var/www/html/cacti/poller.php > /dev/null 2>&1

Silahkan ganti “cactiuser” dengan user seperti settingan Anda sebelumnya.

Langkah selanjutnya adalah test apakah instalasi cacti berhasil atau tidak, menggunakan browser Anda; silahkan arahkan browser Anda ke http://your_server/cacti/ , jika muncul halaman “install” cacti, maka itu berarti proses instalasi berjalan dengan baik.

Jangan lupa disalah satu langkah install cacti nanti ada opsi untuk mengecek apakah semua “path binary” dah sesuai atau belum (dah ditemukan atau belum), jika masih ada yg belum ditemukan (”not found”) silahkan periksa kembali instalasi Anda, mungkin ada step yang terlewatkan, jika semua path binary dah ditemukan (”found”) silahkan teruskan instalasi hingga finish.

Jika instalasi berhasil maka akan muncul form login cacti, untuk pertama kali, silahkan Anda login dengan username = admin dan password = admin, setelah itu cacti akan meminta Anda mengubah password Anda.

Setelah Anda berhasil login, langakah selanjutnya adalah meng-edit configuration cacti agar menampilkan grafik seperti yang Anda inginkan.

Sumber : http://invaleed.wordpress.com/2007/01/17/howto-install-cacti-di-centos-44/

Selengkapnya..

ANALISIS ALGORITMA PERGANTIAN CACHE PADA PROXY SERVER DENGAN SIMULASI

Pertumbuhan jurnlah client internet terus bertambah secara ekponensial, sehingga tanggapan akses internet menjadi semakin lambat. Salah'satu upaya untuk mempercepat akses internet tersebut dapat dilakukan dengan menggunakan cache pada Proxy Server. Dalam penelitian ini dilakukan eksperimen untuk menganalisis kinerja Proxy Server pada Jarmgan Internet terhadap penggunaan algoritma pergantian cache LRU (Least Recently Used), LFU (Least Frequently Used), LFU-Aging (Least Frequently Used with Aging) dan GDSF (Greedy Dual She Frequency). Analisis algoritma pergantian cache pada Proxy Server didesain dengan perangkat lunak untuk pemodelan simulasi. Model terdiri dari Web server, Proxy Server dan Client, Web Server merupakan representasi sejumlah kelompok Server http dan ftp. .Proxy Server merupakan representasi satu Proxy Server yang sebenarnya. Client merupakan representasi sejumlah kelompok Client yang terhubung pada intranet. Proxy Server menggunakan model hirarki satu tingkat dan dua tingkat dengan kombinasi hubungan antar Proxy Server dalam tingkatan yang sama yang disebut sibling. Akses permintaan dari Client dihubungkan pada Proxy Server tingkat paling bawah. Parameter analisis adalah Hit Ratio dan Byte Hit Ratio atas akses Internet dari pemiintaan client yang terhubung pada Proxy Server. Hasil uji coba menunjukkan bahwa perangkat lunak simulasi telah bekerja dengan benar sesuai dengan desain, Algoritma GDSF mempunyai hit ratio dan byte hit ratio yang paling tinggi, hal ini menunjukkan bahwasanya Proxy Server dengan Algoritma GDSF memiliki kinerja yang paling baik. Model hirarki dua tingkat tanpa hubungan sibling tidak memberikan peningkatan kinerja yang signifikan. Model hirarki satu tingkat atau dua tingkat dengan hubungan sibling dua buah Proxy Server menunjukkan peningkatan kinerja dari 50-55% menjadi 87-91%. Model hirarki satu tingkat dengan hubungan sibling antar tiga buah atau empat buah Proxy Server yang membentuk jaringan mesh maka akan memngkatkan kinerja menjadi 98-99%. Model hirarki dua tingkat dengan hubungan sibling minimal tiga buah Proxy Server yang membentuk jarmgan mesh, dapat mengurangi bandwidth yang diperlukan bingga mencapai 95% dibandingkan bandwidth tanpa hirarki.
Deskripsi Alternatif :

Pertumbuhan jurnlah client internet terus bertambah secara ekponensial, sehingga tanggapan akses internet menjadi semakin lambat. Salah'satu upaya untuk mempercepat akses internet tersebut dapat dilakukan dengan menggunakan cache pada Proxy Server. Dalam penelitian ini dilakukan eksperimen untuk menganalisis kinerja Proxy Server pada Jarmgan Internet terhadap penggunaan algoritma pergantian cache LRU (Least Recently Used), LFU (Least Frequently Used), LFU-Aging (Least Frequently Used with Aging) dan GDSF (Greedy Dual She Frequency). Analisis algoritma pergantian cache pada Proxy Server didesain dengan perangkat lunak untuk pemodelan simulasi. Model terdiri dari Web server, Proxy Server dan Client, Web Server merupakan representasi sejumlah kelompok Server http dan ftp. .Proxy Server merupakan representasi satu Proxy Server yang sebenarnya. Client merupakan representasi sejumlah kelompok Client yang terhubung pada intranet. Proxy Server menggunakan model hirarki satu tingkat dan dua tingkat dengan kombinasi hubungan antar Proxy Server dalam tingkatan yang sama yang disebut sibling. Akses permintaan dari Client dihubungkan pada Proxy Server tingkat paling bawah. Parameter analisis adalah Hit Ratio dan Byte Hit Ratio atas akses Internet dari pemiintaan client yang terhubung pada Proxy Server. Hasil uji coba menunjukkan bahwa perangkat lunak simulasi telah bekerja dengan benar sesuai dengan desain, Algoritma GDSF mempunyai hit ratio dan byte hit ratio yang paling tinggi, hal ini menunjukkan bahwasanya Proxy Server dengan Algoritma GDSF memiliki kinerja yang paling baik. Model hirarki dua tingkat tanpa hubungan sibling tidak memberikan peningkatan kinerja yang signifikan. Model hirarki satu tingkat atau dua tingkat dengan hubungan sibling dua buah Proxy Server menunjukkan peningkatan kinerja dari 50-55% menjadi 87-91%. Model hirarki satu tingkat dengan hubungan sibling antar tiga buah atau empat buah Proxy Server yang membentuk jaringan mesh maka akan memngkatkan kinerja menjadi 98-99%. Model hirarki dua tingkat dengan hubungan sibling minimal tiga buah Proxy Server yang membentuk jarmgan mesh, dapat mengurangi bandwidth yang diperlukan bingga mencapai 95% dibandingkan bandwidth tanpa hirarki.

Copyrights : Copyright @2005 by ITS Library

Selengkapnya..

Minggu, 09 Desember 2007

MEMBANGUN HIRARKI CACHE

Pada organisasi yang cukup besar, dengan menggunakan Squid sebagai software untuk proxy server kita bisa membangun sebuah hirarki cache. Yang dimaksud dengan hirarki di sini adalah beberapa proxy server yang menjalankan Squid bisa dikonfigurasi sehingga menyerupai suatu struktur organisasi.


Ada beberapa istilah dalam Squid untuk membangun suatu hirarki cache, yaitu parent dan sibling (Pada squid versi 1.1.x saja dan pada artikel ini digunakan software Squid versi 1.1.10). Istilah ini digunakan untuk menjukkan posisi suatu proxy server relatif terhadap proxy server lainnya.
Apabila sebuah proxy server (anggap proxy server 1) menjadi parent proxy server yang lain (anggap proxy 2), maka dia harus mendapatkan objek yang diminta oleh proxy 2 dengan jalan mentransfer objek yang diminta dari cache yang dimiliki (apabila objek ada dalam cache), meminta ke proxy server lain (yang menjadi parent atau sibling dari proxy 1) atau meminta langsung ke server tujuan (direct) .
Apabila sebuah proxy server (anggap proxy 3) menjadi sibling proxy server yang lain (anggap proxy 4), maka proxy 4 hanya akan mentransfer objek yang diminta dari proxy 3 apabila objek yang diminta dimiliki oleh proxy 4 (dalam cachenya). Bila objek yang diminta tidak terdapat dalam cache proxy 4, proxy 3 akan menghentikan proses pencarian data pada proxy 3 dan akan mencari keberadaan objek pada proxy server lain (sibling atau parent) atau langsung ke server tujuan.

Untuk komunikasi antar proxy server digunakan protokol yang disebut sebagai ICP (Internet Cache Protocol). Protokol ini digunakan oleh proxy server untuk mengecek keberadaan suatu objek (dalam dunia proxy data biasa disebut sebagai objek) pada proxy server lain yang termasuk dalam hirarki proxy server pada suatu network. Objek itu sendiri dikirim melalui protokol HTTP. Overview dari cara kerja proxy server yang menggunakan ICP adalah sebagai berikut :





gambar 1. Komunikasi antar proxy server

Proxy server 1 memberi ICP query yang berisi data tentang keberadaan suatu objek pada proxy server 2.
Berdasarkan permintaan dari porxy server 1, proxy server 2 akan melihat keberadaan objek yang diminta pada cache data yang telah dimilikinya. Cache data sendiri berasal dari permintaan pengguna sebelumnya.
Apabila objek yang diminta dimiliki oleh proxy server 2, maka proxy server 2 akan memberi ICP reply ke proxy server 1 yang berisi petunjuk bahwa objek yang diminta dimiliki oleh proxy server 2.
Objek yang diminta oleh proxy server 1 akan ditransfer dari proxy server 2 dengan menggunakan protokol HTTP dan data ditransfer ke pengguna (selain dicache oleh proxy server 1 sendiri).
Apabila objek yang diminta tidak dimiliki oleh proxy server 2, proxy server 2 akan memberi ICP reply yang berisi petunjuk bahwa objek yang diminta tidak ada.
Apabila objek yang diminta tidak dimiliki oleh proxy server 2, maka proxy server 1 akan mengirimkan ICP query ke proxy server lain yang masih termasuk dalam hirarkinya (parent atau sibling proxy). Sebagai langkah terakhir, apabila objek tetap tidak dimiliki oleh proxy server dalam hirarkinya, maka objek akan diminta langsung ke server tujuan (direct) dan data akan dicache (selain ditransfer ke pengguna yang meminta).

Hirarki cache pada Squid diatur pada file konfigurasi Squid.conf pada directive cache_host. Bentuk standar dari directive cache_host adalah sebagai berikut :

cache_host hostname type http_port icp_port option

Hostname : nomer IP proxy server dalam hirarki atau nama mesin dalam FQDN.
Type : isi sesuai dengan level dari proxy server yaitu parent, neighbor, atau sibling.
Http_port : port di mana server tersebut mendengarkan permintaan protokol HTTP dan FTP dari pengguna.
ICP_port : port server akan mendengarkan (listen) permintaan atau mengirimkan permintaan keberadaan objek ke server lain dalam hirarki.
Option : ada beberapa option yang bisa digunakan :
proxy-only : data yang didapat dari proxy dengan option ini tidak akan dicache
weight = n : untuk pemilihan preference apabila terdapat multiple parent, n adalah bilangan integer, makin besar n berarti satu parent lebih disukai dibandingkan dengan parent yang lain.
ttl=n : untuk memberikan TTL paket ICP query multicast (akan dibahas di bawah)
no-query : untuk tidak memberikan ICP query pada cache server yang disebutkan
default : default parent apabila terdapat multiple parent
multicast-responder : peer yang diberi option ini adalah anggota dari multicast group.
Round-robin : apabila terdapat sejumlah parent, maka parent-parent akan di query secara round-robin/bergantian.

Harap dimengerti bahwa hirarki cache sendiri tidak ditentukan sepenuhnya oleh letak fisik satu proixy server terhadap proxy server yang lain, faktor-faktor kondisi dan utilisasi network serta hardware yang kita miliki menjadi faktor penentu ‘jabatan’ suatu proxy server dalam hirarki cache. Tingkat kesuksesan hirarki cache yang kita buat ditentukan oleh hit rate (jumlah objek yang dapat ditransfer dari cache yang dimiliki proxy server yang ada). Hit rate yang tinggi dapat mereduksi traffic dari network yang anda miliki ke internet. Hit rate yang tinggi hanya dapat dicapai melalui perencanaan hirarki cache yang efisien dan efektif dengan mempertimbangkan kondisi-kondisi yang ada walaupun behaviour dari pengguna juga sangat menentukan hit rate.

Dari hal di atas dapat kita bentuk berbagai macam pola hubungan proxy server dalam network yang kita miliki. Bisa kita bentuk hubungan linier (satu proxy hanya mempunyai hubungan dengan proxy server yang lain), full-mesh (satu proxy mempunyai hubungan dengan semua proxy server yang ada), atau pola-pola lain sesuai dengan kondisi network yang anda miliki.


Untuk memudahkan pengertian kita akan istilah-istilah yang ada, kita gunakan contoh kasus (lihat gambar) :





gambar 2. Contoh kasus dari hirarki cache


ket : nama proxy1, proxy2, proxy3, main_proxy, dan proxy_network adalah nama untuk memudahkan pengertian kita, dalam pelaksanaannya kita harus menggunakan nomer IP atau nama FQDN dari server tersebut.

Dari gambar di atas, proxy1 adalah proxy server untuk workgroup 1, proxy2 adalah proxy server untuk workgroup 2, dan proxy3 adalah proxy untuk workgroup 3. Proxy network membawahi proxy 2 dan 3.

Ada banyak pola hubungan yang dapat kita buat untuk membuat suatu hirarki cache dengan kondisi fisik seperti di atas. Sebagai contoh apabila kita ingin Main Proxy adalah satu-satunya exit point dari semua traffic HTTP pada network yang anda miliki maka pola hubungan yang dapat dibuat dapat digambarkan sebagai berikut :



gambar 3. Contoh Pola hirarki cache

Dari Pola di atas, Main Proxy merupakan satu-satunya exit point ke dunia luar, di sini konfigurasi yang perlu ditambahkan , dengan anggapan bahwa main proxy terhubung ke proxy server lain di internet (bisa juga main proxy tidak terhubung ke proxy server lain tapi langsung meminta objek ke tujuan) dan icp port serta http port semua proxy server adalah 3128 dan 3130, adalah :

cache_host proxy.server.lain parent 3128 3130

Proxy 1 dan proxy network menggunakan Main Proxy sebagai parent dan proxy 1 serta proxy network sendiri sebagai sibling . Konfigurasi yang dibutuhkan adalah :

Pada proxy 1

cache_host Main_Proxy parent 3128 3130
cache_host proxy_network sibling 3128 3130

Pada proxy network

cache_host Main_Proxy parent 3128 3130
cache_host proxy_1 sibling 3128 3130

Proxy 2 dan proxy 3 menggunakan proxy network sebagai parent, maka konfigurasi yang dibutuhkan adalah :

Pada proxy 2

cache_host proxy_network parent 3128 3130

Pada proxy 3

cache_host proxy_network parent 3128 3130

Dengan konfigurasi di atas, dapat dibentuk pola seperti pada gambar 3. Selain contoh pola di atas, dapat kita buat pola yang lain. Pada contoh di atas anda nama host adalah contoh saja, dalam penulisan konfigurasi sebenarnya harus digunakan nama FQDN.
Pada versi Squid yang baru (mulai versi 1.1.6) , telah ditambahkan option baru, sehingga paket ICP query dikirimkan secara multicast melalui IP multicast (walaupun ICP reply dikirimkan secara unicast). Agar option ini dapat kita jalankan, maka yang kita perlukan adalah router yang mampu melewatkan paket-paket multicast (contoh : mrouted pada FreeBSD). Dengan adanya option ini maka kita dapat mengirimkan paket ICP query ke semua proxy server yang telah bergabung ke group multicast yang telah kita buat, cara konfigurasinya adalah sebagai berikut :

Konfigurasi semua proxy server yang akan menerima paket ICP query multicast untuk bergabung pada satu IP-multicast yang telah kita assign, dengan mengisi directive ‘mcast_groups’ , contoh :

mcast_groups 224.1.0.18

Proxy server (yang telah dikonfigurasi dengan step 1) yang ingin mengirimkan paket ICP query multicast, harus menambahkan directive ‘cache_host’, contoh :

cache_host 224.1.0.18 multicast 3128 3130 ttl=10

harap diingat bahwa port icp harus diisi dengan benar dan sama dengan port icp semua proxy yang bergabung dalam grup multicast ini, sehingga semua paket ICP query multicast dapat diterima oleh semua proxy server yang bergabung.

Karena ICP reply hanya dikirimkan secara unicast, maka kita harus menyebutkan proxy server-proxy server yang kita harapkan akan mengirimkan ICP reply, dengan menambahkan option multicast-responder. Sebagai contoh :

cache_host contoh.itb.ac.id sibling 3128 3130 multicast-responder cache_host contoh2.itb.ac.id sibling 3128 3130 multicast-responder

CARA KONEKSI DENGAN PARENT/SIBLING YANG TIDAK MENSUPPORT ICP

Apabila salah satu proxy server dalam hirarki cache tidak mensupport ICP, maka hal yang harus anda lakukan adalah menjalankan port echo UDP (UDP echo port) pada server yang tidak mensupport ICP . Squid tidak membedakan antara neighbor dan parent pada neighbor/parent yang tidak mensupport ICP.
Khusus untuk server yang tidak mensupport ICP, maka field icp_port pada cache_host harus diisi 7 (sesuai dengan port UDP echo pada server)

PROXY SERVER YANG BISA DIKONEKSIKAN DENGAN SQUID

Di bawah ini adalah daftar beberapa proxy server yang bisa dikoneksikan dengan Squid :
Harvest
Netscape (karena tidak mensupport ICP maka lakukan cara seperti di atas)

Untuk saat ini proxy server dari microsoft tidak dapat dikoneksikan dengan Squid.

Demikian ilustrasi singkat untuk membangun suatu hirarki cache dengan menggunakan Squid, informasi lebih lanjut dapat dilihat pada http://www.nlanr.net/Squid

*) Penulis adalah anggota dari Computer Network Research Group (CNRG) - ITB, pertanyaan lebih lanjut dapat dialamatkan ke cnrg@itb.ac.id

Selengkapnya..

Jumat, 07 Desember 2007

Perkenalan dengan Software Router Quagga

Bila mendengar kata router, bisa dipastikan insan teknologi informasi pasti mengingat sebuah merk terkenal dalam dunia jaringan. Anda tahu itu apa! Bagaimana dengan sistem operasi GNU/Linux yang sangat kita sukai? Apakah ada software yang digunakan untuk melakukan proses routing dengan standar protokol routing yang ada? Ya! Tentu saja ada!

Adalah software yang bernama Quagga. Software ini adalah proyek sempalan dari proyek pendahulunya yaitu zebra. Proyek ini dimulai oleh Kunihiro Ishiguro dan Yoshinari Yoshikawa. Berbeda dengan pengembangan zebra sangat tersentral pada para developernya, quagga ingin melibatkan lebih jauh para penggunanya. Selain itu tampaknya proyek zebra kurang begitu aktif.

Quagga mendukung protokol routing OSPFv2, OSPFv3, RIP v1 and v2, RIPng and BGP-4. Masing-masing protokol dilayani oleh sebuah modul yang sesuai dengan nama protokolnya masing-masing, yaitu:

* zebra, adalah layanan yang menjembatani komponen yang menjalankan protokol routing (disebut dengan Zserv client) dan table routing kernel.
* ospfd, adalah layanan yang menjalankan protokol routing OSPFv2.
* ripd, adalah daemon yang menjalankan protokol routing RIP versi 1 dan versi 2.
* ospf6d, melayani protokol routing OSPF yang sudah mendukung IPv6, atau sering disebut dengan standar OSPFv3.
* ripng, adalah program yang manjalankan protokol routing RIPng.
* bgpd, untuk melayani protokol BGPv4+.

Selain di sistem operasi GNU/Linux, quagga juga bisa berjalan di FreeBSD, NetBSD, dan Sun Solaris.

Kita bisa mendapatkan quagga dalam bentuk kode sumber dan binary untuk masing-masing platform yang telah disebutkan di atas. Dapatkan software tersebut dari http://quagga.net/download/.


Contoh :

!
! Zebra configuration saved from vty
! 2007/06/26 09:25:26
!
hostname router-a
password zebra
log file /var/log/quagga/ripd.log
!
debug rip events
debug rip packet
debug rip zebra
!
interface eth0
no ip rip authentication mode
!
interface eth1
no ip rip authentication mode
!
interface eth2
no ip rip authentication mode
!
interface ip
no ip rip authentication mode
!
interface lo
ip rip authentication mode text
!
interface sit0
ip rip authentication mode text
!
router rip
network 192.168.10.0/24
network 192.168.40.0/24
network 192.168.50.0/24
!
line vty
!

Sumber : Salman AS

Selengkapnya..

Instalasi software Billing di Linux

Berikut ini adalah informasi cara instalasi salah satu program billing di Linux, yaitu OpenKiosk : http://openkiosk.sourceforge.net
nb: program ini TIDAK bisa digunakan di LTSP.

Salah satu kelebihan OpenKiosk adalah bahwa client / workstation bisa menggunakan sistim operasi Linux, FreeBSD/OpenBSD, maupun Windows.
Program billing ini juga gratis.

SYARAT :
# Client (yang Linux) menggunakan KDE (bukan Gnome)

CARA INSTALASI :

1. Buat direktori khusus untuk mengumpulkan semua program yang dibutuhkan, ketik perintah2 berikut ini di console/terminal:

mkdir /downloads
cd /downloads

2. Download program-program berikut ini ke /downloads
Nodeview : http://prdownloads.sourceforge.net/openkiosk/nodeview-0.8.3.tar.gz?download (di SERVER)
kdex11client : http://prdownloads.sourceforge.net/openkiosk/kdex11client-0.3.1b.tar.gz?download (di CLIENT)
Client for Windows : http://prdownloads.sourceforge.net/openkiosk/win32lock-0.8.exe?download
Qt: http://sunsite.rediris.es/mirror/Qt/source/qt-x11-free-3.3.4.tar.bz2 (di SERVER & CLIENT)
BerkeleyDB: http://downloads.sleepycat.com/db-4.3.28.NC.tar.gz (di SERVER & CLIENT)

3. Install BerkeleyDB : (di SERVER & CLIENT)

cd /downloads
tar xzvf db-4.3.28.NC.tar.gz
cd db-4.3.28.NC
cd build_unix
../dist/configure
make
make install
cd ..
cd ..

4. Install Qt : (di SERVER & CLIENT)

cd /downloads
bzip2 -d qt-x11-free-3.3.4.tar.bz2
tar xvf qt-x11-free-3.3.4.tar
cd qt-x11-free-3.3.4
./configure

Qt akan menanyakan apakah Anda setuju dengan isi lisensi-nya,
ketik “yes” lalu tekan Enter

make
make install
cd ..

5. Install Nodeview (controller) (di SERVER)

cd /downloads
tar xzvf nodeview-0.8.3.tar.gz
cd nodeview-0.8.3
./configure
make
make install

Nodeview kemudian bisa dijalankan dengan mengetikkan /usr/local/bin/nodeview

6. Install kdex11client (di CLIENT)

cd /downloads
tar xzvf kdex11client-0.3.1b.tar.gz
cd kdex11client-0.3.1b
./configure
make
make install

7. Jalankan Nodeview

/usr/local/bin/nodeview

Nodeview akan meminta login untuk Administrator. Karena kita menjalankannya baru pertama kali,
maka kita bisa mengetikkan apa saja sebagai passwordnya.

8. Setup Nodeview

Pilih menu Settings - Configuration.
Klik tab Workstation,
Klik SETUP,
masukkan nama workgroup (bebas saja, contoh: warnet),
Klik ADD,
Klik CLOSE,

Catatkan komputer-komputer yang ada di warnet Anda :
Di kolom “station name”, masukkan nama komputer (contoh: klien1, klien2, dst)
Di kolom “IP address”, masukkan IP address dari komputer2 tsb
Lalu klik “ADD/EDIT” untuk menambahkan

Tutup semuanya, Nodeview akan meminta password untuk Administrator, masukkan terserah Anda.
Lalu jalankan lagi Nodeview.

Kini program OpenKiosk sudah siap untuk Anda gunakan.

Semoga bermanfaat.

Selengkapnya..

Port dan Firewall

Apa itu sesungguhnya Port?

Suatu port adalah satu alamat yang dihubungkan dengan suatu program atau proses di suatu komputer. Ada 2^16 ( 0 -65,535) pelabuhan yang tersedia di masing-masing komputer. Port pertama sampai 1024 di ketahui sebagai “Registered Port” atau port yang telah terdaftar dan sering juga berfungsi sebagai sisi server dari aplikasi-aplikasi yang umum. Sebagai contoh port 21 biasanya di gunakan pada FTP Server, dan port 80 biasanya suatu WEB server. Port di atas 1024 dikenal sebagai “ephemeral Port” Yang biasanya digunakan untuk beberapa server pemprogram, port paling dinamis penggunaannya pada sistem, yang langsung berhubungan dengan pengguna (klien). Jika anda mereques www.unc.edu lalu lintas itu akan berasal dari satu port di sistim kita seperti port 4361 dan sambungkan ke port 80 di server web. ketika port dikombinasikan dengan Alamat protokol internet sistim itu , sesungguhnya yang kita request dari www.unc.edu itu adalah adalah 152.2.1.217:80 - [protokol internet Address]:[Port].

Apa itu Firewall?

Firewall adalah program pelindung pintu komputer. Program ini akan memonitoring proses keluar masuknya data komputer. Jika ada program yang menggunakan pintu yang bukan miliknya untuk keluar masuk maka firewall akan mencegahnya. Maka mencegah adanya spoofing atau trojan dan juga untuk mengamankan system kita maka sangat di sarankan untuk menolak minimal port-port di bawah ini:

Port: Service:
1 TCPMux
5 RJE
7 echo
9 discard
11 systat
13 daytime
17 qotd
18 msp
19 chargen
69 TFTP
135 DCE (NetBIOS)
137 NS (NetBIOS)
139 Session (NetBIOS)
445 DS (NetBIOS)
12345 Netbus (Trojan)
27374 Sub-7 (Trojan)
31337 Back Orifice (Trojan)
31338 Back Orifice (Trojan)
65000 Stacheldraht (Trojan)

Contoh command jika menggunakan iptables

/sbin/iptables -I INPUT -p tcp -s 0/0 -d 0/0 –destination-port 1 -j DROP
/sbin/iptables -I INPUT -p udp -s 0/0 -d 0/0 –destination-port 1 -j DROP
sbin/iptables -I INPUT -p tcp -s 0/0 -d 0/0 –destination-port 5 -j DROP
/sbin/iptables -I INPUT -p udp -s 0/0 -d 0/0 –destination-port 5 -j DROP
sbin/iptables -I INPUT -p tcp -s 0/0 -d 0/0 –destination-port 11 -j DROP
/sbin/iptables -I INPUT -p udp -s 0/0 -d 0/0 –destination-port 11 -j DROP
sbin/iptables -I INPUT -p tcp -s 0/0 -d 0/0 –destination-port 13 -j DROP
/sbin/iptables -I INPUT -p udp -s 0/0 -d 0/0 –destination-port 13 -j DROP
sbin/iptables -I INPUT -p tcp -s 0/0 -d 0/0 –destination-port 17 -j DROP
/sbin/iptables -I INPUT -p udp -s 0/0 -d 0/0 –destination-port 17 -j DROP
sbin/iptables -I INPUT -p tcp -s 0/0 -d 0/0 –destination-port 18 -j DROP
/sbin/iptables -I INPUT -p udp -s 0/0 -d 0/0 –destination-port 18 -j DROP
sbin/iptables -I INPUT -p tcp -s 0/0 -d 0/0 –destination-port 19 -j DROP
/sbin/iptables -I INPUT -p udp -s 0/0 -d 0/0 –destination-port 19 -j DROP
sbin/iptables -I INPUT -p tcp -s 0/0 -d 0/0 –destination-port 69 -j DROP
/sbin/iptables -I INPUT -p udp -s 0/0 -d 0/0 –destination-port 69 -j DROP
/sbin/iptables -I INPUT -p tcp -s 0/0 -d 0/0 –destination-port 135 -j DROP
/sbin/iptables -I INPUT -p udp -s 0/0 -d 0/0 –destination-port 135 -j DROP
/sbin/iptables -I INPUT -p tcp -s 0/0 -d 0/0 –destination-port 445 -j DROP
/sbin/iptables -I INPUT -p udp -s 0/0 -d 0/0 –destination-port 445 -j DROP
/sbin/iptables -I INPUT -p tcp -s 0/0 -d 0/0 –destination-port 12345 -j DROP
/sbin/iptables -I INPUT -p udp -s 0/0 -d 0/0 –destination-port 12345 -j DROP
/sbin/iptables -I INPUT -p tcp -s 0/0 -d 0/0 –destination-port 27374 -j DROP
/sbin/iptables -I INPUT -p udp -s 0/0 -d 0/0 –destination-port 27374 -j DROP
/sbin/iptables -I INPUT -p tcp -s 0/0 -d 0/0 –destination-port 31337:31338 -j DROP
/sbin/iptables -I INPUT -p udp -s 0/0 -d 0/0 –destination-port 31337:31338 -j DROP
/sbin/iptables -I INPUT -p tcp -s 0/0 -d 0/0 –destination-port 65000 -j DROP
/sbin/iptables -I INPUT -p udp -s 0/0 -d 0/0 –destination-port 65000 -j DROP

Buat di cisco router
router#config t
access-list 104 deny tcp any any eq 445 log
access-list 104 deny udp any any eq 445 log

deny tcp any any eq 1
deny udp any any eq 1
deny tcp any any eq 5
deny udp any any eq 5
deny tcp any any eq 7
deny udp any any eq 7
deny tcp any any eq 9
deny udp any any eq 9
deny tcp any any eq 11
deny udp any any eq 11
deny tcp any any eq 13
deny udp any any eq 13
deny tcp any any eq 17
deny udp any any eq 17
deny tcp any any eq 18
deny udp any any eq 18
deny tcp any any eq 19
deny udp any any eq 19
deny tcp any any eq 69
deny udp any any eq 69
deny tcp any any eq 135
deny udp any any eq 135
deny tcp any any eq 137
deny udp any any eq 137
deny tcp any any eq 139
deny udp any any eq 139
deny tcp any any eq 445
deny udp any any eq 445
deny tcp any any eq 12345
deny udp any any eq 12345
deny tcp any any eq 27374
deny udp any any eq 27374
deny tcp any any eq 31337
deny udp any any eq 31337
deny tcp any any eq 31338
deny udp any any eq 31338
deny tcp any any eq 65000
deny udp any any eq 65000

Sumber: http://www.ibiblio.org

Selengkapnya..